Saturday, April 2, 2011

Bali De Vata Ditahan Tangerang Wolves

Gol Junaedi satu menit sebelum laga berakhir membuyarkan kemenangan Bali De Vata yang sudah ada di depan mata.


Bali De Vata gagal memaksimalkan tampil di kandang sendiri untuk mendekati pemuncak klasemen Liga Primer Indonesia [LPI] Persema Malang setelah hanya bermain imbang 2-2 melawa Tangerang Wolves di Stadion Dipta, Gianyar, Sabtu [2/4].

Tambahan satu angka itu membuat Bali De Vata harus puas naik satu tangga ke peringkat empat dengan koleksi nilai 21, dan menggeser Medan Chiefs. Bali De Vata terpaut lima angka dari Persema.

Sementara itu, raihan satu angka juga memperbaiki posisi Tangerang Wolves yang naik ke peringkat 16 dengan menggeser Bandung FC dan Manado United. Wolves mengumpulkan poin sama tujuh dengan Bandung FC, dan unggul satu angka dari Manado United.

Bermain di hadapan pendukungnya, Bali De Vata langsung memperagakan permainan agresif melawan tim papan bawah LPI tersebut. Tim besutan Willy Scheepers itu menempatkan Ilija Spasojevic sebagai striker tunggal.

Permainan ofensif yang dikembangkan tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-12. Publik tuan rumah bersorak ketika Ali Parhizi mencetak gol yang membawa Bali De Vata unggul lebih dulu dari lawannya.

Namun kegembiraan itu tidak bertahan lama. Berhasil mencetak gol dalam waktu relatif singkat membuat Bali De Vata lengah. Akibatnya, selang delapan menit kemudian, tendangan jarak jauh yang dilepaskan Luis Feitoza berhasil menyamakan kedudukan.

Tersentak dengan gol tersebut, Bali De Vata meningkatkan intensitas serangannya. Kendati mendapatkan sejumlah peluang, tidak satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol. Hingga babak pertama usai, skor 1-1 tetap bertahan.

Di babak kedua, Bali De Vata tidak mengendurkan serangannya ke pertahanan lawan. Sedangkan Wolves mulai bisa menemukan bentuk permainan, sehingga memberikan perlawanan sengit kepada tuan rumah. Duet ujung tombak Kurniawan Dwi Yulianto dan Wallace da Silva membuat repot benteng pertahanan tuan rumah.

Melihat perlawanan tim tamu, Bali De Vata tidak mau mengambil risiko dengan menekan pertahanan Wolves. Kendati demikian, publik Stadion Gipta kembali bersorak setelah Edi Supriyono menjebol gawang tim tamu di menit ke-86.

Merasa di atas angin menjelang laga usai, Bali De Vata kembali lengah. Kondisi ini dimanfaatkan Wolves untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya, satu menit sebelum laga usai, tendangan keras Junaedi merobek jala Ngurah Arya Perdana, sehingga pertandingan ditutup dengan skor 2-2.

Sumber dari: goal.com

No comments:

Post a Comment